Dikenal dengan nama KeyRaider, Malware ini mencuri lebih dari 250.000 data pelanggan (akun) apple. Malware yang awalnya bertebaran di Website dan aplikasi asal China yang menyediakan Sofware untuk men-Jailbreak iPhones ini, sudah menyebar ke lebih dari 18 negara termasuk Amerika Serikat.
Berita baiknya, Malware ini hanya menyasar iPhones yang sudah di Jailbreak.
Seperti kita tau, iPhone yang sudah di Jailbreak memberikan keleluasaan ke pada pemiliknya untuk mengakses sistem data yang di kunci untuk alasan keamanan.
JAILBREAK = MALWARE
JAILBREAK = MALWARE
Men-Jailbreak iPhone merupakan salah satu cara agar pemilik Smartphone dapat mengatur Setting Smartphone sesuai yang mereka inginkan secara bebas dan menginstall berbagai aplikasi yang tidak terdapat di iTunes App Store, Namun hal tersebut juga mem-bypass beberapa sistem keamanan yang dibuat Apple untuk menghalangi serangan malware seperti Keyraider.
"Para pengguna harus berpikir lebih hati-hati lagi, Apakah tambahan fungsi itu sepadan dengan tambahan resikonya", Ucap Nicko Van Someren, chief technology officer dari Mobile security company Good Technology.*Sampai sini, ada yang mulai curiga dengan berita ini ?Jangan - jangan hanya modus untuk menakuti pengguna iPhone Agar tidak men-Jailbreak Smartphonenya,Iya ga sih...Ok, Mari kita lanjutkan.
- HOW IT WORKS
Malware ini akan mengirimkan semua data iTunes App Store information dari iPhone yang di-Jailbreak kepada sang Hacker, Termasuk username, password dan iPhone Unique ID. Malware ini juga mencuri informasi mengenai data pembelian App Store dan mencegah pemilik iPhone untuk me-recover smartphone-nya.

Parahnya, Hacker tersebut tidak hanya mencuri akun-nya saja, Namun juga meng-upload software yang membagikan akun tersebut sehingga membuat orang lain bisa membeli iTunes apps secara gratis. Lebih dari 20.000 orang sudah mendownload Software ini dan melakukan pembelian berbagai macam aplikasi menggunakan akun curian tersebut.
TEBUSAN

Palo Alto Networks mengatakan, para korban melaporkan bahwa data akun Apple mereka memiliki riwayat pembelian applikasi yang tidak pernah mereka lakukan. Sedangkan laporan lainnya menuliskan bahwa akun mereka terkunci dan terdapat pesan dari hacker agar mereka membayar sejumlah uang untuk mengembalikan akses mereka atas Smartphone yang mereka miliki.
Pada Gambar diatas, Hacker tersebut menuliskan “Please contact by QQ or phone to unlock it.” beserta keterangan id yang bisa di hubungi.
Pada Gambar diatas, Hacker tersebut menuliskan “Please contact by QQ or phone to unlock it.” beserta keterangan id yang bisa di hubungi.


0 comments: