KMBM : Penunggu Kontrakan Tua

Hay, aku nunung ,20th. Aku ingin berbagi kisah mistis dimasa kecilku. Dulu, sewaktu kecil kala itu aku masih berumur 8 th, aku tinggal bersama orang tuaku diperantaun. Tepatnya di Denpasar Timur ,Bali. Kami tinggal di rumah kontrakan yang hampir runtuh. Hingga pemilik kontrakan menyarankan kami pindah dan mencari kontrakan baru. Selang beberapa minggu, kami tinggal di kontrakan yang tak jauh dari kontrakan lama. Suasana rumahnya seperti singup, maklum karena kontrakan ini lama tidak ditempati. Hari -hari berganti minggu, minggu berganti bulan, bulan berganti tahun. Keadaan baik-baik saja, tapi ada satu hal yang mengganjal, aku selalu merasa ketakutan tak jelas dan tak pernah berani masuk ke kamar tidur sendirian. Perasaanku selalu ada yang mengawasi dan memperhatikanku. Disaat umurku 9 th aku baru mulai belajar sholat dan mengaji. Dan setiap malamku , aku semakin merasa dihantui perasaan yang tidak enak. Hingga suatu malam, saat ibu dan bapak bekerja menyiapkan adonan krupuk sekitar jam 8 malam( sekedar info orangtuaku bekerja sebagai penjual krupuk ayam). Aku duduk sendiri di sudut ruang tamu sambil menonton tv, perasaanku waktu itu bingung dan ketakutan. Entah apa yang terjadi, selang beberapa menit kemudian, aku melihat bayangan dengan jelas berjalan menuju kamarku, seperti kakak adik korban kecelakaan, dengan baju bersimbah darah, dan wajah yang hancur. Aku ingin teriak, namun rasanya mulutku terkunci. Aku ingin cerita namun karena shok aku merasa tak kuasa untuk bercerita. 


Sejak saat itu setiap aku sakit (gejala tipes) , aku seperti bermimpi setengah sadar. Aku melihat 2 kakak beradik itu memanggil teman-temannya. Dan sesaat kamarku penuh dengan mahluk seperti zombie. Namun yang terlihat oleh ibuku adalah aku yang ketakutan, melotot, keringat yang bercucuran dan menunjuk nunjuk ke segala arah. Ibuku hanya bisa menangis dan memelukku.

Setelah itu aku dibawa ke bidan untuk berobat. Dan setelah aku sadar, aku menceritakan kejadian itu. Namun orang tuaku tak percaya. Sampai kejadian itu berulang 3 kali. Saat setelah kejadian ketiga, bapak memfoto copy kertas yang ada bacaan ayat kursi nya (ntah darimana beliau dpatkan) dan ditempel disetiap sudut rumah. Benar saja, aku tak pernah mengalaminya lagi. Namun aku merasa rumah itu seperti dibakar, aku merasa tembok rumah itu panas namun orang tuaku tak bisa merasakannya.
Selang beberapa bulan, ibuku hamil, namun dokter menyatakan ibuku mengalami kandungan lemah. Dan akhirnya kami pulang ke jawa.Dan kontrakan itu beralih di tempati oleh pakde dan bude. Namun anehnya, kata pakde disana ratusan kecoak dimalam hari muncul. Padahal saat dulu aku tinggal tak ada satu kecoakpun disana. Dan kejadian aneh ini ditanyakan langsung kepada tuan rumah. Tuan rumah menceritakan, bahwa dulu kontrakan itu adalah kamar anaknya , karena anaknya sakit sakitan, ia memanggil 2 mahluk untuk menjaga anaknya dan menunggu rumah tersebut setelah itu mengubur 2 sesajen.Tapi karena lama tidak ditempati,dan tidak diberi sesajen Mahluk tersebut kemungkinan marah. Selesai


19 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. adduuuhh takuuuuut

    ReplyDelete
  3. gak bgtu serem sih tpi lumayanlah 😀
    masiih sereman yg kmaren

    ReplyDelete